Efektivitas Teknik SMOTE Dalam Meningkatkan Performa Naïve Bayes Deteksi Gangguan Kecemasan Mahasiswa

  • Samudra G
  • Anggraeni A
  • Jamroni A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gangguan kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami mahasiswa dan dapat memengaruhi kualitas hidup serta prestasi akademik. Deteksi dini terhadap gangguan ini sangat penting untuk memberikan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas algoritma Naïve Bayes dalam mengklasifikasikan gangguan kecemasan mahasiswa, dengan dan tanpa menggunakan metode Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) untuk mengatasi ketidakseimbangan data. Dataset yang digunakan diperoleh dari platform Kaggle dan telah melalui tahapan preprocessing seperti data cleaning, transformation, serta handling data imbalance. Model dievaluasi menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan f1-score. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan SMOTE mampu meningkatkan performa klasifikasi terhadap kelas minoritas, meskipun terdapat sedikit penurunan nilai akurasi secara keseluruhan. Dengan demikian, SMOTE terbukti membantu meningkatkan pemerataan hasil klasifikasi pada model Naïve Bayes dalam konteks data tidak seimbang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Samudra, G., Anggraeni, A. W., Jamroni, A. R. B., Sarif, A., & Wiyanto, W. (2025). Efektivitas Teknik SMOTE Dalam Meningkatkan Performa Naïve Bayes Deteksi Gangguan Kecemasan Mahasiswa. JATISI (Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi), 12(3). https://doi.org/10.35957/jatisi.v12i3.12197

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free