Efektifitas Komsumsi Telur Rebus terhadap Percepatan Penyembuhan Luka Perinium Pada Ibu Nifas Normal di Puskesmas Tasinifu Tahun 2025

  • Lamak M
  • Gudino I
  • Fitriyaningsih F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Luka perineunium merupakan luka karena adanya Robekan jalan lahir baik karena ruptur maupun episiotomi pada waktu melahirkan janin. (Walyani dan Purwoastuti, 2020), Tujuan: Mengetahui Efektifitas telur rebus untuk penyembuhan pada luka perineum ibu nifas di Puksemas Tasinifu Tahun 2025, Metode: Desain Penelitian yaitu kuasai eksprimen dengan pendekatan one Grop pretest-protest Desigen dengan kontrol. Dalam desain ini sebelum perlakuan yang diberikan terlebih dahulu simpel diberi pretest (tes awal) dan sesudah eksprimen sampel diberikan protest (test akhir). Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian pada responden dengan kelompok eksperimental p valuenya yaitu 0,009 dengan nilai mann whitney 35,00 artinya pemberian telur rebus sangat efektik untuk penyembuhan luka perenium pada ibu nifas bahwa intervensi dipeoleh bahwa sebanyak 100% melakukan mobilisasi dini Pada kelompok bahwa sebanyak 100% melakukan mobilisasi. Mobilisasi tersebut menunjukan bahwa sebagai besar ibu bersalin melakukan pergerahan untuk mempercepat pemulihan pasca persalinan yang dialaminya. Pergerakan tersebut dapat memperlancar peredaran darah dari ibu bersalin. Kesimpulan: Komsumsi telur rebus ayam rebus efektif mempercepat penyembuhan luka perineum.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lamak, M. R., Gudino, I. D. F., Fitriyaningsih, F., Panjaitan, T. K., & Hunu, V. (2026). Efektifitas Komsumsi Telur Rebus terhadap Percepatan Penyembuhan Luka Perinium Pada Ibu Nifas Normal di Puskesmas Tasinifu Tahun 2025. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 2833–2837. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.11021

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free