ANALISIS KEBUTUHAN IRIGASI LAHAN PERTANIAN KANAL PORONG DI KABUPATEN SIDOARJO MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0

  • Anshori N
  • Rodhiah Mariza S
  • Indit Pakarti T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kanal Porong merupakan salah satu sistem jaringan irigasi yang berasal dari Bendung Lengkong Baru yang mengaliri area irigasi seluas 11.059 Ha di daerah SubDAS Brantas Hilir. Keperluan irigasi dalam penanaman sangat penting karena berkaitan ketersediaan air dan kondisi iklim setempat. Untuk itu, dilakukan penelitian rencana pola tanam dan kebutuhan air menggunakan software Cropwat. Berdasarkan hasil penelitian, wilayah irigasi Kanal Porong mungkin memiliki pola tanam padi-padi-jagung. Total kebutuhan air tanaman pada masa tanam 1 (padi) setebal 562,4 mm, masa tanam 2 (padi) setebal 200,6 mm, dan masa tanam 3 (jagung) setebal 431,4 mm. Berdasarkan kebutuhan air tersebut, dilakukan rencana pengairan setiap sepuluh hari sekali dengan total ketebalan irigasi pada masa tanam 1 setebal (400,9 mm), masatanam 2 (146 mm), dan masa tanam 3 (276 mm). Pemberian air irigasi tiap dekade hari berbeda tergantung pada fase pertumbuhan. Total pemberian irigasi berbeda setiap penanaman karena faktor musim (curah hujan), evapotranspirasi, sifat fisik tanah dan koefisien tanaman.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anshori, N. A., Rodhiah Mariza, S. S., Indit Pakarti, T., Masitoh, F., & Yuliano, F. S. (2022). ANALISIS KEBUTUHAN IRIGASI LAHAN PERTANIAN KANAL PORONG DI KABUPATEN SIDOARJO MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0. JURNAL GEOGRAFI, 11(1), 30–40. https://doi.org/10.24036/geografi/vol11-iss1/2544

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free