Abstract
Remaja putri di Desa Mojoagung menghadapi tantangan dalam memahami kesehatan seksual dan konsep kesetaraan gender akibat keterbatasan akses informasi serta pengaruh budaya konservatif. Kondisi ini berisiko meningkatkan perilaku seksual berisiko dan memperparah ketidaksetaraan gender di tingkat komunitas. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan seksual dan kesadaran gender pada remaja putri, guna membekali mereka dengan pengetahuan serta keterampilan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, serta pendampingan berbasis komunitas dengan materi meliputi kesehatan reproduksi, peran gender, pencegahan kekerasan seksual, dan kesetaraan dalam keluarga. Evaluasi program dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi partisipatif, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman signifikan dari 30% menjadi 85% peserta setelah mengikuti program. Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan peserta dalam mengidentifikasi isu kesehatan seksual dan diskriminasi gender. Kesimpulannya, program ini efektif dalam memperkuat kesadaran kesehatan seksual berbasis perspektif gender. Untuk keberlanjutan, disarankan adanya kolaborasi lanjutan dengan sekolah, pemerintah desa, serta pengembangan modul pembelajaran berbasis komunitas agar dampak positif program dapat diperluas dan berkesinambungan.
Cite
CITATION STYLE
Wulandari, S., Farahdiansari, A. P., Swasanti, I., & Septian, E. (2025). PENDAMPINGAN DAN EDUKASI KESEHATAN SEKSUAL DALAM PERSPEKTIF GENDER PADA REMAJA PUTRI DI DESA MOJOAGUNG. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(1), 412–423. https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i1.567
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.