Fenomena Politik Anggaran Menjelang Pemilukada Pada Daerah Petahana di Indonesia

  • Hayyu Wibhawa H
  • Rusdianto
  • Amalia D
N/ACitations
Citations of this article
56Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena politik anggaran menjelang Pemilukada dan pasca Pemilukada. Penelitian ini menguji variabel belanja hibah (BH), belanja bantuan sosial (BBS), belanja pegawai (BP), belanja fasilitas umum (BFU), dan belanja modal (BM) pada saat menjelang dan pasca pemilukada 2018 pada daerah petahana. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dapat diperoleh dari situs resmi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Republik Indonesia. Metode analisis data dengan menggunakan metode deskripsi komparatif menggambarkan hasil dari observasi data, uji normalitas data dan uji beda dua rata-rata yaitu uji paired sampel t test dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja hibah, belanja pegawai dan belanja fasilitas umum lebih besar saat menjelang pemilukada dibandingkan pasca pemilukada, sedangkan belanja bantuan sosial dan belanja modal tidak lebih besar saat menjelang pemilukada dibandingkan pasca pemilukada. Kepala daerah cenderung meningkatkan belanja hibah, belanja pegawai, dan belanja fasilitas umum, sedangkan belanja bantuan sosial dan belanja modal mengalami penurunan. Kepala daerah petahana cenderung meningkatkan belanja yang bersifat memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat dibandingkan dengan belanja yang bersifat jangka panjang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hayyu Wibhawa, H. S., Rusdianto, & Amalia, D. (2023). Fenomena Politik Anggaran Menjelang Pemilukada Pada Daerah Petahana di Indonesia. Jurnal Akuntansi AKUNESA, 11(3), 217–231. https://doi.org/10.26740/akunesa.v11n3.p217-231

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free