Pengalaman Komunikasi Pasien Penderita Gagal Ginjal Kronik Bertahan Hidup Dengan Hemodialisis dan Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD)

  • Reza F
  • Wulandari E
  • Nurisani R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik di dunia saat ini mengalami peningkatan dan menjadi masalahkesehatan serius. Pengalaman pasien gagal ginjal kronik setelah menjalani terapi hemodialisis atauCAPD sangat bermanfaat bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk:(1) Mengetahuikomunikasi dan pengalaman pasien gagal ginjal kronik setelah mereka divonis sebagai penderitagagal ginjal kronik.; (2) Mengetahui kondisi kesehatan pasien gagal ginjal kronik setelah merekadivonis sebagai penderita gagal ginjal kronik. Metode penelitian dengan menggunakan penelitiankaulitatif pendekatan fenomenologi. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa pengalaman pasiengagal ginjal kronik antara lain terapi rutin yang harus dilakukan adalah hemodialisis atau CAPD ,aktivitas sehari-hari yang bisa dilakukan terbatas, pola makan dibatasi, pengaruh penyakit padaprofesi pekerjaan menghambat, keterbukaan penyakit pada lingkungan sekitar tertutup. Sedangkankondisi kesehatan pasien gagal ginjal kronik mengalami penurunan yang drastis dibandingkandengan ketika masih sehat. Pasien gagal ginjal kronik dengan terapi CAPD memiliki kondisikesehatan yang lebih baik jika dibandingkan dengan pasien terapi hemodialisis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Reza, F., Wulandari, E. R., Nurisani, R., & Kusmayadi, I. M. (2019). Pengalaman Komunikasi Pasien Penderita Gagal Ginjal Kronik Bertahan Hidup Dengan Hemodialisis dan Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD). ArtComm : Jurnal Komunikasi Dan Desain, 2(1), 46–54. https://doi.org/10.37278/artcomm.v2i1.161

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free