Abstract
Semen adalah bahan perekat yang berbentuk halus jika ditambahkan air akan terjadi reaksi hidrasi dan dapat mengikat bahan-bahan padat menjadi satu kesatuan massa yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik semen dengan variasi penambahan campuran yang berbeda-beda. Penelitian dilakukan menggunakan metode ekperimen yaitu memvariasikan bahan baku limestone dengan variasi mulai 0%, 5%, 10% dan 15%. Sifat karakteristik semen terhadap pengaruh penambahan batu kapur (limestone) dapat diketahui dari hasil uji kehalusan, uji hilang pijar dan uji kuat tekan semen. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin besar presentase pemakaian batu kapur (limestone) didalam campuran, maka kehalusan semen semakin meningkat. Kuat campuran tertinggi terletak pada umur 28 hari dan pada penggunaan semen dengan variasi penambahan 0% (tanpa limestone). Campuran optimum dengan penambahan bervariatif batu kapur (limestone) didalam campuran semen adalah 84,2% klinker, 5% batu kapur (limestone), 1,8% gipsum dan 9% trass.Kata kunci: Karakteristik, semen, limestone, kuat tekan
Cite
CITATION STYLE
Amin, M. S., Ghulam, M., & S., T. Y. (2019). PENGARUH PENAMBAHAN BATU KAPUR (LIMESTONE) TERHADAP KARAKTERISTIK SEMEN. Construction and Material Journal, 1(2), 141–150. https://doi.org/10.32722/cmj.v1i2.1476
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.