Abstract
Penyakit infeksi menempati urutan ketiga dari sepuluh penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Cuci tangan menggunakan hand sanitizer merupakan teknik dasar yang paling penting dalam pencegahan dan pengontrolan penularan penyakit infeksi. Penelitian tentang Hand sanitizer ekstrak etanol daun simpur (Dillenia suffruticosa) sebagai antiseptik terhadap bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan senyawa fitokimia, aktivitas, dan stabilitas sediaan gel hand sanitizer ekstrak etanol daun simpur. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa daun simpur positif mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, terpenoid, fenol, dan saponin. Pengujian antibakteri ekstrak etanol daun simpur menggunakan metode difusi kertas cakram menggunakan media Muller Hinon Agar (MHA) dengan 3 replikasi menunjukkan hasil yang baik pada tiga konsentrasi yaitu F1 (5%); F2 (7,5%); dan F3 (10%). Zona hambat terbesar terdapat pada gel hand sanitizer yang mengandung konsentrasi ekstrak terbesar yaitu pada F3 (10%) menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 9,87 mm pada E. coli dan 7,15 mm pada S. aureus. Ekstrak daun simpur sebagai bahan aktif terbukti efektif sebagai antiseptik untuk menghambat atau membunuh bakteri. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa hand sanitizer dari ekstrak etanol daun simpur berpotensi digunakan sebagai antiseptik.
Cite
CITATION STYLE
Fania, R. P., Masriani, M., Ningsih, D. S., & Erliani, H. (2023). Hand Sanitizer Ekstrak Etanol Daun Simpur (Dillenia suffruticosa) sebagai Antiseptik Bakteri Escherechia coli dan Staphilococcus aureus. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(3), 366–372. https://doi.org/10.25026/jsk.v5i3.1655
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.