Polimorfisme Gen Leptin -2548G>A (Rs7799039) Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

  • Lewis E
  • Machrina Y
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 merupakan penyakit metabolik dengan penyebab multifaktorial dari akibat pengaruh lingkungan berupa gaya hidup, pola makan yang salah, kurangnya berolahraga, pekerjaan dan baru-baru ini ditemukan adanya variasi gen atau polimorfisme gen yang bertanggung-jawab dalam peningkatan faktor resiko terjadinya Diabetes Mellitus Tipe 2 yaitu polimorfisme gen leptin -2548GA (rs7799039). Tujuan literrature review ini untuk mengetahui polimorfisme gen leptin -2548GA (rs7799039) pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Metode yang digunakan adalah metode electronical database yaitu pencarian jurnal menggunakan Google scholar, Research gate, Science direct, Pubmed pada 5 tahun terakhir dari tahun 2018 sampai tahun 2023 dengan kata kunci bahasa Indonesia diabetes mellitus tipe 2, gen leptin -2548GA, polimorfisme, teknik PCR-RFLP. Dari pencarian jurnal didapati ada 6 artikel yang sesuai dengan tujuan literrature review dan memenuhi kriteria inklusi yaitu penderita DM tipe 2 terkontrol, berumur 35-60 tahun, tanpa komplikasi. Untuk menganalisa polimorfisme gen leptin -2548GA digunakan teknik PCR-RFLP. Hasil: adanya polimorfisme gen leptin -2548GA pada penderita diabetes mellitus tipe 2 dimana allel A yang terdapat pada genotype AA dan GA dihubungkan dengan terjadinya polimorfisme gen leptin -2548GA pada penderita diabetes. Diskusi: kami menemukan adanya artikel yang menyatakan tidak adanya hubungan yang signifikan polimorfisme gen leptin -2548GA pada penderita diabetes yang disebabkan adanya perbedaan etnis atau ras yang diperiksa. Perlu adanya penelitian pada populasi masyarakat yang lebih luas dengan banyak sampel penderita diabetes.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lewis, E.-, & Machrina, Y. (2023). Polimorfisme Gen Leptin -2548G>A (Rs7799039) Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. AVERROUS: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 9(1), 87–93. https://doi.org/10.29103/averrous.v9i1.10799

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free