Dinamika Iman dan Identitas Kristen pada Remaja: Tantangan dan Peluang di Era Digital

  • Alli D
  • Haan J
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika spiritualitas remaja Kristen di era digital, dengan menyoroti bagaimana teknologi informasi mempengaruhi pemahaman iman, praktik keagamaan, serta pembentukan identitas Kristen. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi bagi gereja, pendidik Kristen, dan keluarga dalam merancang strategi pendampingan rohani yang relevan dengan konteks budaya digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode kajian kepustakaan, melalui analaisis literatur dari berbagai sumber akademik dan media daring yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa era digital memberikan akses yang luas terhadap sumber-sumber iman dan membentuk ruang baru bagi ekspresi spiritual remaja, namun juga menghadirkan tantangan serius seperti disorientasi nilai, ketergantngan digital, dan krisis identitas iman. Kesimpulannya, pembinaan iman remaja Kristen di era digital perlu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung, sekaligus menanamkan nilai rohani yang kokoh, agar mereka tetap teguh dalam identitas dan panggilan iman di tengah arus perubahan zaman.This study aims to examine the dynamics of Christian adolescents' spirituality in the digital era, highlighting how information technology influences faith understanding, religious practices, and the formation of Christian identity. The benefit of this research is to provide contributions for churches, Christian educators, and families in designing spiritual mentoring strategies that are relevant to the digital cultural context. The approach used is descriptive qualitative with a literature review method, through the analysis of literature from various academic sources and relevant online media. The results show that the digital era provides broad access to sources of faith and creates new spaces for adolescent spiritual expression, but also presents serious challenges such as value disorientation, digital dependency, and crises of faith identity. In conclusion, Christian adolescents' faith formation in the digital era needs to utilize technology as a supportive medium while instilling strong spiritual values, so that they remain steadfast in their identity and calling of faith amid the currents of change.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alli, D., & Haan, J. U. D. (2025). Dinamika Iman dan Identitas Kristen pada Remaja: Tantangan dan Peluang di Era Digital. THEOSEBIA: Journal of Theology, Christian Religious Education and Psychospiritual, 2(2), 31–43. https://doi.org/10.70420/theosebia.v2i2.122

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free