Inovasi Tata Letak Produksi: Meminimalkan Pemborosan Transportasi di UKM Gelora Bakery dengan Pendekatan SWCT

  • Sumasto F
  • Lai K
  • Sayidina A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi strategi untuk meningkatkan efisiensi produksi di Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Gelora Bakery di Indonesia. Fokus utamanya adalah memperbaiki tata letak area produksi dengan menerapkan Standardized Work Combination Table (SWCT). Gelora Bakery, yang berlokasi di Jakarta Timur, menghadapi kendala waktu berjalan yang mengakibatkan fluktuasi kapasitas produksi dan kesulitan dalam memenuhi permintaan pelanggan. Melibatkan 25 pekerja dengan jam kerja efektif 9 jam per hari, penelitian ini menggunakan SWCT untuk merepresentasikan standar kerja dan mencatat kombinasi gerakan manusia dan mesin. Hasil analisis menunjukkan pengurangan waktu berjalan yang signifikan sebesar 34,58% setelah dilakukan perencanaan ulang tata letak area produksi. Keberhasilan penerapan SWCT tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional UKM Gelora Bakery, tetapi juga meningkatkan produksi harian biskuit kaleng. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami pentingnya strategi efisiensi produksi dalam industri makanan di Indonesia. Selain itu, saran untuk penelitian lebih lanjut tentang durasi proses pemanggangan menciptakan landasan untuk perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi produksi UKM Gelora Bakery secara keseluruhan. This study explores strategies to improve production efficiency at Gelora Bakery Small and Medium Enterprises (SMEs) in Indonesia. The main focus is improving the production area's layout by applying the Standardized Work Combination Table (SWCT). Gelora Bakery, located in East Jakarta, faced walk time constraints that resulted in fluctuations in production capacity and difficulties in meeting customer demand. Involving 25 workers in effective working hours of 9 hours per day, this study used SWCT to represent work standards and record the combination of human and machine movements. The analysis results showed a significant reduction in walk time of 34.58% after re-planning the layout of the production area. The successful implementation of SWCT not only improved SME Gelora Bakery's operational efficiency but also increased the daily production of canned biscuits. This study contributes to understanding the importance of production efficiency strategies in the food industry in Indonesia. In addition, the suggestion for further research on the duration of the baking process creates a foundation for continuous improvement to increase the overall production efficiency of SMEs Gelora Bakery.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sumasto, F., Lai, K., Sayidina, A. M., Shafly, N. L., Kristanto, P. A., Imansuri, F., & Ismono, A. (2024). Inovasi Tata Letak Produksi: Meminimalkan Pemborosan Transportasi di UKM Gelora Bakery dengan Pendekatan SWCT. Jurnal Rekayasa Industri (JRI), 6(2), 134–141. https://doi.org/10.37631/jri.v6i2.1236

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free