Abstract
Seiring berjalannya waktu, isu kesetaraan dan keadilan gender tidak hanya dibahas melalui gerakan perempuan, tetapi juga melalui gerakan laki-laki. Aliansi Laki-Laki Baru (ALB) telah banyak membahas mengenai isu kesetaraan dan keadilan gender di Indonesia. Intervensi melalui program pemberdayaan telah mereka lakukan dengan melibatkan laki-laki maupun perempuan baik pelaku maupun korban atau pun orang-orang yang berpotensi menjadi pelaku maupun korban kekerasan. ALB juga aktif melakukan diskusi tahunan dengan berbagai stakeholder untuk membahas isu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membahas strategi yang digunakan oleh ALB dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender di Indonesia. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini ialah teori mobilisasi sumberdaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Ada pun temuan dari penelitian ini ialah strategi yang digunakan ALB adalah dengan membingkai isu kekerasan yang lebih banyak dialami oleh perempuan, menggunakan dukungan dari organisasi serupa, menggunakan nama aliansi laki-laki baru sebagai nama sosial media, memberikan identitas baru kepada laki-laki pelaku kekerasan dan laki-laki yang berpotensi menjadi pelaku kekerasan, menggunakan kewenangan pendeta untuk mendapat dukungan masyarakat, menggunakan organisasi baru dan organisasi pendukung, melakukan serangkaian aksi di jalanan, keterlibatan aktor dilakukan secara sukarela, dan memilih untuk menjadi organisasi non formal dan nirlaba.
Cite
CITATION STYLE
Reftantia, G., Jendrius, J., & Maihasni, M. (2023). Strategi Sumberdaya Gerakan Aliansi Laki-Laki Baru dalam Mewujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender di Indonesia. Sosioglobal : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 8(1), 16. https://doi.org/10.24198/jsg.v8i1.39656
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.