Potensi Kombinasi Ekstrak Daun Mangga (Mangifera indica) dan Kulit Nanas (Ananas comosus) Jambi sebagai Antidiabetes Tipe 2 melalui Metode Enkapsulasi

  • Aprilsa G
  • Simbolon N
  • Situmorang F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This study aims to develop a combination encapsulation preparation of mango leaf extract (Mangifera indica) and pineapple peel (Ananas comosus) as a candidate for diabetes treatment based on local natural ingredients from Jambi. Extraction was performed using the maceration method with 96% ethanol, yielding 91.33 grams of concentrated mango leaf extract and 50.19 grams of pineapple peel extract from 400 grams of dried crude drug each. Encapsulation was performed using a combination of maltodextrin and gelatin as coating materials through freeze drying at -53°C for 30 hours. The drying results showed the formation of a dark green encapsulation powder with a smooth and stable texture. In vitro antidiabetic activity testing using the DPPH method at a wavelength of 517 nm showed strong antioxidant activity, while in vivo testing was performed on male mice induced with alloxan with five treatment groups (normal, positive, negative, and a combination of 100 mg/kgBW and 300 mg/kgBW extracts). Glucose level testing was performed on days 3, 7, and 14. The results showed that the extract combination had the ability to significantly lower blood glucose levels compared to the other groups. This confirms that the encapsulation process can maintain the stability of bioactive compounds while increasing the effectiveness of the extract combination as a natural antidiabetic agent.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sediaan enkapsulasi kombinasi ekstrak daun mangga (Mangifera indica) dan kulit nanas (Ananas comosus) sebagai kandidat pengobatan diabetes berdasarkan bahan alami lokal dari Jambi. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%, menghasilkan 91,33 gram ekstrak daun mangga pekat dan 50,19 gram ekstrak kulit nanas dari masing-masing 400 gram bahan obat mentah kering. Enkapsulasi dilakukan menggunakan kombinasi maltodekstrin dan gelatin sebagai bahan pelapis melalui pengeringan beku pada suhu -53°C selama 30 jam. Hasil pengeringan menunjukkan pembentukan bubuk enkapsulasi berwarna hijau tua dengan tekstur yang halus dan stabil. Pengujian aktivitas antidiabetes in vitro menggunakan metode DPPH pada panjang gelombang 517 nm menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat, sementara pengujian in vivo dilakukan pada tikus jantan yang diinduksi dengan aloksan dengan lima kelompok perlakuan (normal, positif, negatif, dan kombinasi ekstrak 100 mg/kgBW dan 300 mg/kgBW). Pengujian kadar glukosa dilakukan pada hari ke-3, ke-7, dan ke-14. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak memiliki kemampuan untuk secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah dibandingkan dengan kelompok lain. Hal ini menegaskan bahwa proses enkapsulasi dapat mempertahankan stabilitas senyawa bioaktif sekaligus meningkatkan efektivitas kombinasi ekstrak sebagai agen antidiabetes alami.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aprilsa, G., Simbolon, N., Situmorang, F., Meyliza, R., Putri, D. J., Yusnaidar, Y., & Hendri, D. L. (2026). Potensi Kombinasi Ekstrak Daun Mangga (Mangifera indica) dan Kulit Nanas (Ananas comosus) Jambi sebagai Antidiabetes Tipe 2 melalui Metode Enkapsulasi. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 12(1), 19–30. https://doi.org/10.33096/jffi.v12i1.1382

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free