Abstract
Masyarakat Desa Salam Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo melaksanakan tradisi shalat berjamaah selama empat puluh hari berturut-turut. Penelitian ini mengambil rumusan masalah yaitu bagaimana implementasi shalat berjama’ah selama empat puluh hari masyarakat Desa Salam. Tujuan penelitiannya yaitu untuk mengetahui implementasi shalat berjama’ah selama empat puluh hari berturut-turut masyarakat Desa Salam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif bersifat deskriptif dengan menggunakan analisis, proses dan makna. Jenis penelitian ini penelitian lapangan (Filed Search). Waktu pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juni 2022 di Desa Salam Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo. Objek penelitian adalah perilaku shalat jamaah empat puluh hari berturut-turut warga desa Salam Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi , wawancara dan dokumentasi dengan analisis data melalui langkah-langkah dokumentasi data, reduksi data, menampilkan data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa shalat berjama’ah empat puluh hari berturut-turut pada masyarakat Desa Salam berangkat dari perintah Nabi Saw. dalam hadis riwayat Tirmidzi. Masyarakat Desa Salam dalam memahami hadis anjuran shalat berjama’ah empat puluh hari berturut-turut menggunakan metode tekstual, dimana mereka fokus dengan dua keutamaan yang akan didapat bagi siapa saja yang melaksanakannya yaitu terbebas dari api neraka dan terbebas dari kemunafikan. Resepsi masyarakat terhadap shalat berjama’ah empat puluh hari berturut-turut bisa dikatakan sangat baik, dimana antusias masyarakat Desa Salam terhadap shalat shalat berjama’ah empat puluh hari berturut-turut cukup baik, bisa dilihat peserta shalat berjamaah selama empat puluh hari berturut-turut ini memiliki jumlah yang tergolong banyak. Manfaat dari pelaksanaan shalat berjama’ah empat puluh hari berturut-turut yaitu jadi terbiasa untuk melaksanakan shalat secara berjama’ah,lebih disiplin waktu dan tidak sedikit yang menyebutkan ketika melaksanakan shalat berjama’ah empat puluh hari berturut-turut mereka bisa bertemu dengan sanak saudara.The people of Salam Village, Gebang District, Purworejo Regency carry out the congregational prayer tradition for forty consecutive days. This study takes the formulation of the problem, namely how to implement congregational prayers for forty days in the Salam Village community. The purpose of this research is to find out the implementation of congregational prayers for forty consecutive days in the Salam Village community. The approach used in this research is a descriptive qualitative approach using analysis, process and meaning. This type of research is field research. The time of this research was carried out in March-June 2022 in Salam Village, Gebang District, Purworejo Regency. The object of research is the behavior of congregational prayer for forty consecutive days of Salam village residents, Gebang District, Purworejo Regency. Data collection techniques using observation, interviews and documentation with data analysis through the steps of data documentation, data reduction, displaying data and drawing conclusions. The results of the study indicate that the congregational prayer for forty consecutive days in the Salam Village community departs from the Prophet's orders. in the hadith narrated by Tirmidhi. The Salam Village community in understanding the hadith recommending congregational prayers for forty consecutive days using the textual method, where they focus on two virtues that will be obtained for anyone who does it, namely being free from hellfire and free from hypocrisy. The public's reception of congregational prayers for forty consecutive days can be said to be very good, where the enthusiasm of the Salam Village community towards praying congregational prayers for forty consecutive days is quite good, it can be seen that participants pray in congregation for forty consecutive days this has a relatively large number. The benefits of carrying out congregational prayers for forty days in a row are getting used to praying in congregation, being more disciplined in time and not a few mentioning that when praying in congregation for forty days in a row they can meet with relatives.
Cite
CITATION STYLE
Musolin, M., & Mukhtar, N. (2023). Living Hadis Berjama’ah Shalat Empat Puluh Hari Pada Masyarakat Desa Salam Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo. Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist, 6(1), 01–20. https://doi.org/10.35132/albayan.v6i1.230
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.