Abstract
Limbah sekam padi dan bekatul merupakan hasil samping dariproses penggilingan padi yang melimpah, terutama di daerahpertanian seperti DesaSawo, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Meskipun sekam padi dan bekatulsering kali dianggap sebagai limbah yang mencemarilingkungan, pengolahannya dapat menjadi solusi yang ramahlingkungan dan bernilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untukmengeksplorasi proses pengolahan padi menjadi bekatul,yang dapat digunakan sebagai pakan ternak. Dengan memanfaatkanteknologi mesin penggiling, bekatul yang diolah dan dimanfaatkan tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomis bagi masyarakat setempat. Hasil pengolahan ini diharapkan dapat mengurangi biaya pakan ternakdan membuka peluang usaha baru, sehingga meningkatkanpendapatan masyarakat. Penelitian ini juga mengidentifikasikendala yang dihadapi dalam proses pengolahan, sertamemberikan rekomendasi untuk pemberdayaan ekonomimasyarakat melalui pemanfaatan limbah pertanian. Dengandemikian, pengolahan limbah padi menjadi bekatul tidak hanyaberkontribusi pada pengurangan pencemaran lingkungan, tetapijuga pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Sawo.
Cite
CITATION STYLE
Defrilia, A., Revanata, L., Bela, A. T. S., & Diniati, B. T. (2024). Pemberdayaan Ekonomi dalam Pengolahan Limbah Padi di Desa Sawo, Campurdarat, Tulungagung. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Dan Komunitas, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.52620/jpmk.v2i1.117
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.