Abstract
Gambaran yang diberikan Imam Abu Zakariya Yahya bin Syarf Annawawi dalam kitab Attibyan Fi Adab Ḥamalat Alquran ini berupa bagaimana idealnya lembaga pendidikan Al-Qur’an itu, bagaimana kriteria guru dalam pengajaran Al-Qur’an, bagaimana adab pelajarAl-Qur’an tersebut. Kemudian penulis mencba mencari tau apakah masih ada relevansi antara gambaran sistem relevansi pengajaran Al-Qur’an menurut Imam Abu Zakariya Yahya bin Syarf Annawawi dengan sistem pegajaran Al-Qur’an yang sekarang. Metodologi penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (Library Research) karena dalam penelitiannya diperlukan buku-buku, dan dalam hal ini buku atau kitab Attibyan Fi Adab Ḥamalat Alquran karya Abu Zakariya Yahya bin Syarf Annawawi adalah sebagai data peimernya. Selain itu penelitian ini juga memakan pendekatan studi tokoh, karena dalam penelitian ini juga di cari tulisan, ucapan pendapat, baik di dalam kitab-kitab Imam Nawawi atau dari orang-orang yang mengutip pendapat beliau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Al-Qur’an harus memiliki tujuan dan pengelolaan yang benar, kemudian pengajar Al-Qur’an harus memiliki keahlian, serta akhlak sebagai pengajar Al-Qur’an, kemudian pelajar Al-Qur’an harus memiliki adab-adab sebagai pelajar Al-Qur’an, dan setelah ditelaah kembali bahwa terdapat relevansi antara pemikiran Imam Abu Zakariya Yahya bin Syarf Annawawi dalam kitab Attibyan Fi Adab Ḥamalat Alquran dengan sistem pengajaran Al-Qur’an yang ada di Indonesia
Cite
CITATION STYLE
Siregar, M. R. A., Budianti, Y., & Salminawati. (2024). Sistem Pengajaran Alquran Menurut Imam Abu Zakariya Yahya Bin Syarf Annawawi Dalam Kitab Attibyan Fi Adab Ḥamalat Alquran. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 17(1), 17–28. https://doi.org/10.32832/tawazun.v17i1.15467
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.