Akurasi Arah Kiblat Masjid dan Makam di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar

  • Ismiraj Ayu Nanda
  • M. Tahir Maloko
  • Latuconsina M
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Akurasi arah kiblat masjid dan makam di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar. Dalam artikel ini menyajikan dua pokok permasalahan yakni metode dan akurasi arah kiblat masjid dan makam di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar dan problematika arah kiblat masjid dan makam di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar. Penelitian yang digunakan artikel ini merupakan penelitian lapangan (Field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dimana peneliti melakukan observasi langsung terhadap lokasi penelitian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis menggunakan pendekatan syar'i, pendekatan astronomis, dan pendekatan sosiologis dalam analisis data dan penulisan ilmiah yang diyakini relevan dengan pokok bahasan kajian ini. Dalam proses pencarian data yang akurat, penulis menggunakan metode pengumpulan data tertentu yaitu teknik wawancara  dan observasi. Metode penentuan dan akurasi arah kiblat yang digunakan di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar, hanya berdasarkan ketika matahari terbenam di arah barat dan bukan menghadap ke Baitullah/Makkah. Kemudian mengenai penentuan dan akurasi dari arah masjid di lima masjid dan dua makam di Kecamatan memiliki selisih kemelencengan dari arah kiblat mencapai 3-23 derajat. Berdasarkan penjelasan tersebut, umat Islam diharapkan mampu menentukan arah kiblat Masjid atau Makam sesuai dengan ajaran Islam, dan kepada para pihak yang berwenang dalam hal ini Kementerian Agama hendaknya lebih peduli dalam memberikan pemahaman metode dalam menentukan arah kiblat, terutama pada masjid-masjid tua dan pemakaman.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ismiraj Ayu Nanda, M. Tahir Maloko, & Latuconsina, M. (2023). Akurasi Arah Kiblat Masjid dan Makam di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar. HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak, 4(3), 167–193. https://doi.org/10.24252/hisabuna.v4i3.40700

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free