Etika Profesi Akuntansi Dalam Pembentukan Karakter Bangsa

  • Widaningsih S
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ekonomi Islam mempunyai tujuan untuk memberikan keselarasan bagi kehidupan di dunia. Nilai Islam bukan semata-semata hanya untuk kehidupan muslim saja, tetapi seluruh mahluk hidup di muka bumi. Akuntansi merupakan domain “muamalah” dalam kajian ekonomi Islam. Namun karena pentingya permasalahan ini maka Allah SWT bahkan memberikannya tempat dalam kitab suci Al-Qur’an, Al-Baqarah ayat 282. Ayat ini sebagai lambang komoditi ekonomi yang mempunyai sifat akuntansi. Akuntansi merupakan bidang pekerjaan yang melahirkan profesi tersendiri, setiap individu yang bergelut dalam aktivitas ini, sering kita sebut sebagai akuntan, dimana dalam proses pelaksanaan tugas keprofesiannya tidak terlepas dari aturannya, nilai dan norma yang mengikatnya, dan hal tersebut lebih dikenal sebagai etika. Proses pengembangan etika ini dirumuskan oleh organisasi induk yang ada di Indonesia, sedangkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk yang sebagian besarnya adalah muslim. Maka etika yang dirumuskan seyogyanya senantiasa merujuk pada nafas dan ajaran yang telah diajarkan dalam Islam, sehingga kedepan hal tersebut mampu berkembang sebagai nilai yang mampu membentuk karakter seorang akuntan, lebih jauh lagi karakter tersebut mampu membentuk pola yang telah dan sedang dikembangkan di Indonesia yaitu pola pengembangan karakter bangsa dalam setiap lini kehidupan berbangsa dan bernegaranya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widaningsih, S. (2017). Etika Profesi Akuntansi Dalam Pembentukan Karakter Bangsa. JRAK (Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis), 5(1), 11–20. https://doi.org/10.38204/jrak.v5i1.373

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free