Pengaruh work-life balance dan job involvement terhadap in-role performance dengan affective commitment sebagai variabel mediasi

  • Azizah A
  • Rozaq K
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman komprehensif tentang bagaimana keseimbangan kehidupan kerja, keterlibatan kerja, dan komitmen afektif berkontribusi terhadap peningkatan kinerja dalam peran. Selain itu, makalah ini mengkaji peran komitmen afektif dalam memanfaatkan keseimbangan kehidupan kerja untuk meningkatkan kinerja dalam peran dan dalam memaksimalkan keterlibatan kerja untuk meningkatkan kinerja dalam peran. Penelitian kuantitatif yang bersifat eksplanatori ini menggunakan metode Structural Equation Model (SEM). Temuan mengungkapkan bahwa di PT. X, work-life balance tidak berpengaruh langsung terhadap in-role performance namun berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan dengan persepsi keseimbangan kehidupan kerja yang lebih tinggi menunjukkan komitmen afektif yang lebih besar. Keterlibatan kerja terbukti positif dan signifikan mempengaruhi kinerja dalam peran dan komitmen afektif, menunjukkan bahwa keterlibatan kerja yang lebih tinggi meningkatkan kinerja dan komitmen di antara karyawan. Komitmen afektif sendiri secara signifikan meningkatkan kinerja dalam peran, menunjukkan pengaruh langsungnya terhadap kinerja karyawan. Namun, keseimbangan kehidupan kerja tidak berdampak signifikan terhadap kinerja dalam peran melalui komitmen afektif sebagai variabel intervening, karena pengaruh tidak langsungnya lebih kecil dibandingkan pengaruh langsungnya. Sebaliknya, keterlibatan kerja secara signifikan meningkatkan kinerja dalam peran melalui komitmen afektif, yang menunjukkan bahwa komitmen afektif memediasi hubungan antara keterlibatan kerja dan kinerja dalam peran. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada satu perusahaan, sehingga penelitian selanjutnya sebaiknya mencakup beberapa perusahaan untuk ukuran sampel yang lebih besar. Selain itu, penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengeksplorasi kinerja dalam peran dengan memasukkan variabel lain seperti gaya kepemimpinan atau self efficacyThe objective of this study is to gain a comprehensive understanding of how work-life balance, job involvement, and affective commitment contribute to enhancing in-role performance. It also examines the role of affective commitment in leveraging work-life balance to improve in-role performance and maximising job involvement to enhance in-role performance. This quantitative research, categorised as explanatory, employs the Structural Equation Model (SEM) method. The findings reveal that at PT. X, work-life balance does not directly influence in-role performance but has a positive and significant impact on affective commitment. This indicates that employees with a higher perceived work-life balance exhibit more outstanding affective commitment. Job involvement is shown to positively and significantly affect in-role performance and affective commitment, suggesting that higher job involvement enhances employee performance and commitment. Affective commitment significantly improves in-role performance, demonstrating its direct influence on employee performance. However, work-life balance does not significantly impact in-role performance through affective commitment as an intervening variable, as its indirect effect is less substantial than the direct effect. Conversely, job involvement significantly enhances in-role performance through affective commitment, indicating that affective commitment mediates the relationship between job involvement and in-role performance. This study's scope is limited to a single company. Hence, future research should encompass multiple companies for a larger sample size. Furthermore, future studies are recommended to explore in-role performance incorporating other variables such as leadership style or self-efficacy.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azizah, A. N., & Rozaq, K. (2024). Pengaruh work-life balance dan job involvement terhadap in-role performance dengan affective commitment sebagai variabel mediasi. Jurnal Ilmu Manajemen, 720–734. https://doi.org/10.26740/jim.v12n3.p720-734

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free