Makna di Balik Tradisi Mitoni dalam Budaya Jawa: Teori Ikonologi-Ikonografi

  • Putra M
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini dibuat untuk menambah wawasan mengenai tradisi Mitoni kepada para pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan setiap makna yang terkandung dalam prosesi Tradisi Mitoni. Pada penelitian kali ini, menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data yang diambil menggunakan data yang berasal dari jurnal, buku dan wawancara. Tradisi Mitoni adalah ritual yang dilakukan untuk ibu hamil yang telah memasuki usia tujuh bulan, berasal dari kata ‘am’ dan ‘pitu’. Tradisi ini memiliki beberapa tahapan yaitu, sungkeman, siraman, ganti busana, brojolan, dan slametan. Waktu pelaksanaan tradisi Mitoni tidak boleh sembarangan dan harus sesuai dengan penanggalan sebelum bulan purnama. Setiap prosesi memiliki makna nya masing-masing. Walaupun memiliki makna yang berbeda, tetapi intinya sama yaitu, harapan calon orang tua agar bayi yang dikandung diberikan kesehatan dan diberikan kelancaran saat proses persalinan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putra, M. A. K. (2025). Makna di Balik Tradisi Mitoni dalam Budaya Jawa: Teori Ikonologi-Ikonografi. DIWANGKARA: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya Jawa, 4(2). https://doi.org/10.60155/dwk.v4i2.463

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free