AL-QUR’AN DALAM PEMIKIRAN JABIR BIN HAYYAN

  • Muzakkir Muda M
  • Musli
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Al-Qur’an merupakan kitab suci bagi umat Islam yang berisi firman Allah Subhanahu Wata’ala yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam untuk disampaikan dan diajarkan kepada semua manusia. Isi Al-Qur’an tidak hanya mengandung unsur spiritual saja, namun juga mengandung seluruh unsur yang terdapat dalam kehidupan, termasuk mengenai ilmu pengetahuan. Hal tersebut menarik perhatian Jabir bin Hayyan, seorang ilmuan muslim yang berhasil mengemukakan dasar ilmu pengetahuan saat ini. Pengembangan tersebut Jabir dasarkan berdasar ayat-ayat dalam Al-Qur’an. Bermodalkan hal tersebut, Jabir berhasil menguasai dan menjadi ahli pada berbagai bidang, khususnya pada bidang kimia hingga Jabir disebut sebagai “The Father of Chemistry”. Jabir juga telah menemukan beberapa atom pada unsur logam didasarkan pada Al-Qur’an. Selain itu Jabir juga mengemukakan teori yang membahas mengenai reaksi-reaksi kimia di antaranya yaitu kristalisasi, distilasi, kalsinasi, sublimasi dan penguapan serta pengembangan instrumen untuk melakukan proses-proses tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muzakkir Muda, Mhd. A., & Musli. (2024). AL-QUR’AN DALAM PEMIKIRAN JABIR BIN HAYYAN. JSSIT: Jurnal Sains Dan Sains Terapan, 2(1). https://doi.org/10.30631/jssit.v2i1.41

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free