Framing Pemberitaan Kriminalisasi Najwa Shihab Episode #MataNajwaMenantiTerawan di Kompas.com dan Tempo.co

  • Genis Dwi Gustati
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Najwa Shihab dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu setelah melakukannya aksi wawancara monolog dengan ‘bangku kosong’ yang dipresentasikan sebagai Menteri Kesehatan Terawan dalam program Mata Najwa. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui bagaimana Kompas.Com dan Tempo.Co membingkai kasus kriminalisasi Najwa Shihab episode Mata Najwa #MataNajwaMenantiTerawan. Model framing yang diterapkan pada penelitian ini ialah model framing Robert N. Entman yang berfokus pada gambaran proses seleksi isu serta penonjoloan aspek tertentu realitas isi media. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan menggunakan berita Kompas.Com dan Tempo.Co pada periode Oktober 2020 sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yang dipakai pada penelitian ini ialah analisis framing Entman yang mencakup dari 4 elemen: Define Problem, Diagnose Cause, Moral Judgement, dan Treatment Recommendation. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwasanya pemberitaan di Kompas.Com cenderung mengonstruksi secara positif tokoh Najwa Shihab dengan menempatkan Najwa sebagai korban yang mendapat tuduhan tindak cyber-bullying. Sementara, Tempo.Co melakukan pembingkaian serupa dengan menempatkan kasus Najwa Shihab bukan sebagai perkara hukum.

Cite

CITATION STYLE

APA

Genis Dwi Gustati. (2023). Framing Pemberitaan Kriminalisasi Najwa Shihab Episode #MataNajwaMenantiTerawan di Kompas.com dan Tempo.co. Jurnal Audiens, 4(1), 50–64. https://doi.org/10.18196/jas.v4i1.5

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free