Rate of Cutting Sebagai Metode untuk Meningkatkan Tempo Adegan pada Dua Puluh Enam Menit Pertama Film Penyalin Cahaya Karya Wregas Bhanuteja

  • Prayuda Y
  • Risang R
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Editing secara harafiah adalah usaha penyambungan akhir dari sebuah shot dengan awal dari shot  berikutnya, dan begitu seterusnya. Pembahasan lebih lanjut dari sekedar menyambung gambar, ternyata selalu menjadi pembahasan yang menarik. Film Penyalin Cahaya yang telah berhasil mendapatkan banyak penghargaan menjadi film yang menarik untuk diulas dari sisi teori editing. Dalam sebuah buku berjudul Cutting Rhythm pembahasan tentang ritme penyambungan dihitung dalam tempo beat per minute (bpm), dimana dianggap normal jika merujuk pada detak jantung manusia normal yaitu 60 - 80bpm. Di atas itu, sensasi ritme cepat dapat dirasakan, dan di bawahnya, sensasi ritme lambatlah yang dirasakan. Salah satu cara editor memanipulasi sensasi tersebut adalah memanfaatkan rate of cutting.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prayuda, Y. Y., & Risang, R. M. W. (2022). Rate of Cutting Sebagai Metode untuk Meningkatkan Tempo Adegan pada Dua Puluh Enam Menit Pertama Film Penyalin Cahaya Karya Wregas Bhanuteja. IMAJI: Film, Fotografi, Televisi, & Media Baru, 13(2), 103–116. https://doi.org/10.52290/i.v13i2.75

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free