PENGUATAN ENTITAS DESA SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN (GROWTH POLE) EKONOMI DI KAWASAN PULAU RUPAT KABUPATEN BENGKALIS RIAU

  • Elhadi L
  • Rahman M
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ditetapkannya Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, memberikan iklim baru kepada desa dan membawa perubahan yang signifikan. Peningkatan entitas desa melalui kewenangan dan otonomi dalam menyelenggarakan pemerintahan serta dihormatinya hak-hak tradisional menjadikan kondisi Desa saat ini jauh lebih tumbuh dan berkembang. Konsep pengembangan wilayah, menjadi salah satu solusi yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan dalam pembangunan dengan cara menentukan pusat pertumbuhan. Menentukan pusat pertumbuhan dalam suatu kawasan, memerlukan kajian yang kompleks dan menyeluruh. Kepatutan lima (5) Desa di Pulau Rupat secara geografis dinilai sangat strategis letaknya karena berada ditengah-tengah pulau dan berlokasi diantara dua wilayah pemerintahan yaitu Kecamatan Rupat dan Kecamatan Rupat Utara. Menentukan desa sebagai pusat pertumbuhan menggunakan analisa Skalogram dan interaksi atau daya darik suatu Desa dengan desa lain menggunakan analisa Gravitasi. Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa Desa Pangkalan Nyirih menempati hierarki1 menunjukan bahwa Desa Pangkalan Nyirih merupakan Pusat Pertumbuhan dan memiliki nilai interaksi paling tinggi di Kawasan Pulau Rupat Khususnya di Rupat Tengah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Elhadi, L., & Rahman, M. (2023). PENGUATAN ENTITAS DESA SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN (GROWTH POLE) EKONOMI DI KAWASAN PULAU RUPAT KABUPATEN BENGKALIS RIAU. Jurnal EL-RIYASAH, 14(1), 30. https://doi.org/10.24014/jel.v14i1.19213

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free