Abstract
Lulusan baru yang berada pada masa perkembangan dewasa awal rentan mengalami quarter-life crisis. Penelitian ini menggunakan Acceptance and Commitment Therapy dalam menangani quarter-life crisis. Terdapat 3 lulusan baru yang menjadi partisipan dalam penelitian ini. Mereka diberikan alat ukur Quarter-Life Crisis dan alat The Comprehensive Assessment of Acceptance and Commitment Treatment Process sebelum diberikan intervensi Acceptance and Commitment Therapy sebanyak 4 Sesi selama 2 minggu. Hasil dari penelitian ini Acceptance and Commitment Therapy dapat menurunkan skor kebimbangan dalam mengambil keputusan, putus asa, penilaian diri yang negatif, terjebak dalam situasi sulit, rasa cemas, rasa tertekan dan kekuatiran akan relasi interpersonal yang sedang dan akan dibangun dari para lulusan baru. Selain itu intervensi ini juga meningkatkan skor defusion, self as a context, acceptance, values, flexibles at present moment, dan commited action dari para lulusan baru. Kedua hal tersebut menunjukkan adanya dampak dari intervensi yang diberikan, meskipun belum dapat dibuktikan bahwa intervensi yang diberikan signifikan secara analisa kuantitatif.
Cite
CITATION STYLE
Natalia, I. R., Riasnugrahani, M., & Rajagukguk, R. O. (2023). Efektivitas Acceptance and Commitment Therapy (ACT) dalam Memoderasi Quarter-Life Crisis pada Lulusan Baru salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Bandung. Humanitas (Jurnal Psikologi), 7(2), 213–224. https://doi.org/10.28932/humanitas.v7i2.6675
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.