Semiotika Pesan pada Film Dilan 1990

  • Pratama V
  • Mastanora R
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Semiotika Roland Barthes melalui pesan pada film Dilan 1990. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi dalam bentuk bedah film dan wawancara (interview) penonton khususnya Mahasiswa KPI IAIN Batusangkar serta menggunakan dokumentasi dalam bentuk gambar, video, scene atau adegan. Untuk mencapai tujuan peneliti ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis Roland Barthes, yaitu makna konotasi dan denotasi. Semiotika, adalah suatu ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda. Tanda-tanda adalah perangkat yang kita pakai dalam upaya berusaha mencari jalan di dunia ini, di tengah-tengah manusia dan bersama-sama manusia (Sobur, 2016:15-16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Film “Dilan 1990” banyak diminati oleh remaja dan terkenal dengan sisi keromantisannya, akan tetapi di balik keromantisan tersebut terdapat banyak polemik yang terjadi di masyarakat berkaitan dengan adegan-adegan yang menjadi simbol kekerasan dalam film tersebut. Simbol kekerasan dalam bentuk fisik, kekerasan struktural dan kekerasan simbolik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pratama, V. A., & Mastanora, R. (2020). Semiotika Pesan pada Film Dilan 1990. Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial Dan Budaya, 2(2), 65. https://doi.org/10.31958/istinarah.v2i2.2578

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free