PENENTUAN BATASAN TINGKAT KERUSAKAN SEISMIK PADA BANGUNAN NON-ENGINEERED DI PACITAN

  • Kristiawan S
  • Safarizki H
  • Purwanto E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bangunan non-engineered merupakan bangunan yang banyak dijumpai di lapangan terutama bangunan hunian masyarakat kelas bawah. Survei yang telah dilakukan terhadap bangunan hunian masyarakat di Kabupatan Pacitan mengkonfirmasi hal ini dengan banyaknya temuan indikator ketidaksesuain bangunan dalam memenuhi persyaratan teknis. Bangunan non-engineered sangat rentan mengalami kerusakan saat gempa. Evaluasi seismik terhadap bangunan ini memiliki nilai urgensi yang tinggi agar dapat diambil langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi gempa yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Makalah ini menyajikan hasil incremental dynamic analysis (IDA) terhadap contoh bangunan non-engineered yang ada di Pacitan. Dynamic pushover curve yang diperoleh dari IDA dievaluasi lebih lanjut untuk mengidentifikasi batasan tingkat kerusakan (damage limit state) yang relevan dengan struktur NEB. Batas tingkat kerusakan pada beragam level (DS1-DS4) yang diusulkan dalam penelitian ini dapat direkomendasikan untuk digunakan dalam evaluasi kerapuhan seismik struktur NEB.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kristiawan, S. A., Safarizki, H. A., Purwanto, E., Sangadji, S., Trisnawan, A. D., & Nugroho, T. S. N. (2024). PENENTUAN BATASAN TINGKAT KERUSAKAN SEISMIK PADA BANGUNAN NON-ENGINEERED DI PACITAN. Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS), 1(3). https://doi.org/10.62603/konteks.v1i3.58

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free