Sekilas Tentang Tafsir Wahbah Al-Zuhaily

  • Hambali M
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berbicara tentang penafsir al-Qur’an tidaklah akan terlepas dari membicarakan para mufassir ataupun penulis kitab-kitab tafsir terdahulu. Hal itu karena para mufassir masa kini merupakan penerus mufassir sebelumnya. Kalaulah ulama’ itu pewaris para Nabi dan salah satu tugas Nabi adalah menjelaskan maksud al-Qur’an maka wajarlah sejak awal ulama’ itu mengerahkan tenaga untuk melestarikan tafsir al-Qur’an demi kemaslahatan umat sebagai problem solving  hari ini maupun di masa yang akan datang. Salah satu ulama’ masa kini yang turut mengerahkan tenaga dalam melestarikan tafsir  al-Qur’an adalah Wahbah bin Mushtafa al-Zuhaily. Ia telah berhasil membuahkan karya tafsir yang tidak mudah rasanya dicapai oleh kebanyakan orang. Cendikiawan asal Suriah itu telah meninggalkan kitab tafsir berjilid-jilid dengan uraian-uraian yang begitu padat. Tidak berlebihan kiranya kalau penulis katakan bahwa buah karya Wahbah bin Mushtafa al-Zuhaily merupakan “emas” yang sangat berharga dalam dunia ilmu al-Qur’an dan tafsir. Artikel ini membahas Wahbah bin Mushtafa al-Zuhaily berikut kitab tafsirnya. Penulis berupaya mengenalkan kepada pembaca tentang metode Wahbah bin Mushtafa al-Zuhaily dalam menulis tafsirnya. Walaupun pembahasan dalam artikel ini tidaklah begitu detail dan mendalam, namun boleh jadi merupakan diskursus yang cukup segar dalam disiplin ilmu al-Qur’an dan Tafsir.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hambali, M. (2019). Sekilas Tentang Tafsir Wahbah Al-Zuhaily. Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist, 2(2), 113–127. https://doi.org/10.35132/albayan.v2i2.73

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free