SMART DOOR LOCK MENGGUNAKAN VIBRATION SENSOR SW 420 DI SMK NEGERI 1 EMPAT LAWANG

  • Lestari N
  • Agustina S
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pintu konvensional biasanya terdiri dari rumahan kunci dan sadel kunci untuk membukanya. Umumnya diperkantoran pintu dapat dibuat dengan lebih praktis, yaitu pintu akan otomatis terbuka jika ada stimulus (energi fisik) yang menggerakkannya. Misalnya apabila pintu diketuk, maka otomatis akan terbuka sendiri. Pintu yang praktis dapat diwujudkan dengan sistem kendali menggunakan mikrokontroler. Sistem pintu pintar seperti itu dapat diwujudkan dengan menggunakan sensor getar (Vibration Sensor). Sensor getar ini akan mendeteksi apabila ada ketukan pada pintu maka pintu akan otomatis terbuka. Untuk kunci pintu dapat dibuat dengan menggunakan solenoid door lock yang menggunakan sistem elektromagnetik. Dari hasil pengujian, didapat Logika “0” yang dihasilkan oleh arduino akan memberikan tegangan 0 Vdc kepada solenoid lock door sehingga solenoid lock door dalam keadaan tertutup, sedangkan Logika “1” yang dihasilkan oleh arduino akan memberikan tegangan 10.89 Vdc kepada solenoid lock door sehingga solenoid lock door dalam keadaan terbuka. Logika “0” didapat jika sensor dapat mendeteksi getaran yang dihasilkan oleh ketukan pada pintu, sedangkan Logika “1” didapat jika sensor tidak mendeteksi getaran yang dihasilkan oleh ketukan pada pintu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lestari, N., & Agustina, S. (2020). SMART DOOR LOCK MENGGUNAKAN VIBRATION SENSOR SW 420 DI SMK NEGERI 1 EMPAT LAWANG. Jurnal Digital Teknologi Informasi, 3(1), 35. https://doi.org/10.32502/digital.v3i1.2579

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free