Abstract
Pisuhan (umpatan) selama ini dianggap oleh sebagian besar masyarakat Jawa sebagai ungkapan kasar sehingga tabu atau tidak baik diucapkan. Kenyataannya, pisuhan tetap digunakan dalam percakapan sehari-hari, sebagaimana pisuhan pada film pendek Woko Channel, satu contoh kanal Youtube yang diminati kalangan muda karena konten lucu dan bahasanya mudah dipahami oleh semua kalangan. Penelitian ini bertujuan mengungkap konstruksi yang dibangun warga masyarakat desa melalui pisuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data sosiopragmatik. Hasil penelitian ini adalah 1) pisuhan pada film pendek Woko Channel memiliki makna dan fungs yang beragam; 2) terdapat hubungan pisuhan dengan karakteristik orang Jawa; 3) pisuhan berdampak positif dan negatif terhadap hubungan sosial dalam masyarakat.
Cite
CITATION STYLE
Angelica, W. V., & Purnomo, S. H. (2024). Konstruksi Keakraban Orang Mataraman: Kajian Sosiopragmatik Pisuhan Pada Film Pendek Woko Channel. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 17(1), 11–26. https://doi.org/10.30651/st.v17i1.21041
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.