Konstruksi Keakraban Orang Mataraman: Kajian Sosiopragmatik Pisuhan Pada Film Pendek Woko Channel

  • Angelica W
  • Purnomo S
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pisuhan (umpatan) selama ini dianggap oleh sebagian besar masyarakat Jawa sebagai ungkapan kasar sehingga tabu atau tidak baik diucapkan. Kenyataannya, pisuhan tetap digunakan dalam percakapan sehari-hari, sebagaimana pisuhan pada film pendek Woko Channel, satu contoh kanal Youtube yang diminati kalangan muda karena konten lucu dan bahasanya mudah dipahami oleh semua kalangan. Penelitian ini bertujuan mengungkap konstruksi yang dibangun warga masyarakat desa melalui pisuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data sosiopragmatik. Hasil penelitian ini adalah 1) pisuhan pada film pendek Woko Channel memiliki makna dan fungs yang beragam; 2) terdapat hubungan pisuhan dengan karakteristik orang Jawa; 3) pisuhan berdampak positif dan negatif terhadap hubungan sosial dalam masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Angelica, W. V., & Purnomo, S. H. (2024). Konstruksi Keakraban Orang Mataraman: Kajian Sosiopragmatik Pisuhan Pada Film Pendek Woko Channel. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 17(1), 11–26. https://doi.org/10.30651/st.v17i1.21041

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free