YOGA SASTRA: JALAN MANUNGGAL PENGARANG DALAM SASTRA KEKAWIN

  • Dwijayanthi N
  • Suadnyana I
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Yoga sastra dikatakan jalan yang dipilih pengarang kekawin untuk menemukan jalan kemanunggalan dengan Semesta melalui karyanya. Beberapa kekawin digunakan dalam penelitian ini yakni Kekawin Dharma Sawita, Dharma Wimala, Dharma Niskala, Dharma Sunya, Dharma Putus, Smaradahana, dan juga Kidung Jayendrya. Fokus tulisan ini untuk mengungkapkan bentuk, fungsi, dan makna yoga sastra dalam kekawin. Teori yang digunakan untuk menginterpretasi teks adalah teori semiotika dari Pierce sementara teori rasa dari Sharma digunakan untuk menganalisis kedalaman pengalaman estetik dalam karya sastra Kawi. Sehingga menghasilkan temuan berupa yoga sastra sebagai jalan manunggal pengarang dengan pencipta melalui proses kreatif karang mengarang karya sastra.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dwijayanthi, N. M. A., & Suadnyana, I. B. P. E. (2021). YOGA SASTRA: JALAN MANUNGGAL PENGARANG DALAM SASTRA KEKAWIN. Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama Dan Kebudayaan, 21(1), 72–82. https://doi.org/10.32795/ds.v21i1.1666

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free