Abstract
Masa tumbuh kembang bayi merupakan masa keemasan sekaligus masa kritis perkembangan seseorang pada usia 0-12 bulan. Pada masa ini bayi sangat peka terhadap lingkungan dan membutuhkan asupan gizi serta stimulasi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Pijat bayi merupakan suatu tindakan yang dapat menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan bayi salah satunya peningkatan berat badan. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi usia 0-6 bulan. Penelitian kuantitatif (quasi eksperimen desain) dengan rancangan penelitian non equivalent control group design (pretest-posttest with control group) yaitu rancangan penelitian yang dilakukan pada dua kelompok (intervensi dan kontrol). Teknik pengambilan data secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dan analisis data dengan uji Independen T-test. Hasil menunjukkan terdapat rata-rata berat badan pertama (pre-test) adalah 5856,25 dan (post-test) atau penimbangan akhir menjadi naik 6575,00. Hasil uji T diperoleh p= 0,000 < 0,05, artinya secara statistik menunjukkan adanya pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi. Sehingga Orangtua diharapakan dapat mengoptimalkan pertumbuhan bayi dengan memberikan nutrisi yang cukup dan ditambahkan stimulasi melalui pijat bayi. The growth and development period of a baby is a golden period as well as a critical period of a person's development at the age of 0-12 months. At this time, babies are very sensitive to the environment and need good nutritional intake and stimulation for their growth and development. Baby massage is an action that can stimulate the growth and development of babies, one of which is weight gain. The aim is to determine the effect of baby massage on weight gain in babies aged 0-6 months. Quantitative research (quasi-experimental design) with a non-equivalent control group design (pretest-posttest with control group) is a research design conducted on two groups (intervention and control). The data collection technique was purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria and data analysis with the Independent T-test. The results showed that there was an average first weight (pre-test) of 5856.25 and (post-test) or final weighing increased by 6575.00. The results of the T test obtained p = 0.000 <0.05, meaning that statistically it showed the effect of baby massage on baby weight gain. So, parents are expected to be able to optimize baby growth by providing sufficient nutrition and adding stimulation through baby massage.
Cite
CITATION STYLE
Marni, M. (2019). PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(1), 12. https://doi.org/10.36419/jkebin.v10i1.240
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.