Struktur Dramatik dan Sajian Pertunjukan Wayang Fabel

  • Aryanto A
  • Widiyono Y
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Wayang merupakan seni budaya dunia. Terbukti dari banyaknya permainan boneka wayang yang tersebar di seluruh dunia dengan berbagai bentuknya. Saat ini telah muncul bentuk baru pertunjukan wayang binatang, yakni Wayang Fabel (WF). WF adalah cerita fiksi yang bersifat antropomorfisme dengan konsep artefaknya wayang-kartun. Dari sudut pandang intertekstualitas, Wayang Fabel adalah bentuk terkini dari proses evolusi Wayang Kancil yang telah populer pada awal abad 20. WF dibangun dalam Universe Satwaloka yang penciptaannya didedikasikan untuk anak-anak zaman baru. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan semiotik. Hasil penelitian ditemukan bahwa WF memiliki ciri penyajian yang simpel, minimalis, dan efektif. Disamping itu, WF memiliki gaya sajian yang mirip dengan film animasi atau kartun modern. Wayang Fabel dalam penelitian ini dilihat dalam kedudukannya sebagai seni pertunjukan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aryanto, A., & Widiyono, Y. (2023). Struktur Dramatik dan Sajian Pertunjukan Wayang Fabel. Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.32585/kawruh.v5i1.2333

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free