DARI KETERSISIHAN KE PENERIMAAN : Mefiboset Sebagai Landasan Teologi Difabilitas Dalam Melawan Ideologi Normalisme  Berdasarkan Teks 2 Samuel 9:1-13

  • Whidelya K. Sisang
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menyoroti hal-hal dan melihat pandangan teologis mengenai penyandang disabilitas berdasarkan Alkitab. Menurut teologi Allah, penyandang disabilitas adalah ciptaan Tuhan. Penelitian tentang teologi manusia mengarah pada kesimpulan bahwa manusia diciptakan menurut gambar Allah.. Dosa tidak boleh dilihat sebagai akibat kekurangan fisik, karena dosa sebenarnya adalah ketidaktaatan kepada Tuhan. Yesus melakukan hal-hal luar biasa untuk membantu orang-orang cacat memulihkan hubungan mereka dengan Allah. Sama halnya dengan kisah mefiboset yang mengalami cacat sejak berusia lima tahun akibat jatuh dari gendongan pengasuhnya. Roh Kudus adalah penolong pribadi yang dapat membantu penyandang disabilitas menjadi kuat dan percaya diri. Roh Kudus jugalah penghiburan yang membantu para penyandang disabilitas merasa lebih baik ketika mereka tidak bahagia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Whidelya K. Sisang. (2024). DARI KETERSISIHAN KE PENERIMAAN : Mefiboset Sebagai Landasan Teologi Difabilitas Dalam Melawan Ideologi Normalisme  Berdasarkan Teks 2 Samuel 9:1-13. LOKO KADA TUO: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Oikumenis, 1(01). https://doi.org/10.70418/h366tz13

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free