Gaya Hidup yang Mempengaruhi Hipertensi pada Usia Produktif di Puskesmas Andalas

  • Jingga D
  • Indarjo S
N/ACitations
Citations of this article
322Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Kasus Hipertensi pada usia produktif di Puskesmas Andalas pada rentang usia (15-44 tahun) terjadi peningkatan tahun 2016 (15,2%), tahun 2017 (18,7%), dan tahun 2018 (21,6%). Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis hubungan gaya hidup terhadap kejadian hipertensi pada usia produktif (15-45 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Andalas. Metode dalam penelitian ini menggunakan cross sectional dengan teknik sampling simple random sampling (104 responden).Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsumsi garam (p=0,040), konsumsi kopi (p=0,030) , konsumsi makanan bersantan (P=0,044), kebiasaan olahraga (p=0,013), tingkat stres (p=0,030) dengan hipertensi pada usia produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Tidak ada hubungan antara konsumsi alkohol (p=0,659), status merokok (p=0,772), dan lama kerja (p=0,264) dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Ada hubungan antara konsumsi garam, konsumsi kopi, konsumsi makanan bersantan, kebiasaan olahraga, dan tingkat stress dengan hipertensi pada usia produktif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jingga, D. P., & Indarjo, S. (2022). Gaya Hidup yang Mempengaruhi Hipertensi pada Usia Produktif di Puskesmas Andalas. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 2(3), 303–310. https://doi.org/10.15294/ijphn.v2i3.49740

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free