Abstract
M-Paspor merupakan sistem digital yang dikembangkan untuk mempermudah proses pembuatan paspor. Dengan aplikasi ini, pemohon dapat melakukan registrasi, mengunggah dokumen, dan menjadwalkan layanan secara mandiri dan efisien kapanpun dan dimanapun. Meskipun program ini memiliki beberapa kelebihan, namun kualitas layanan yang diberikan masih belum sempurna. Beberapa pengguna masih melaporkan kendala dalam penggunaan aplikasi MPaspor. Penelitian ini bertujuan untuk mendorong penerimaan dan penggunaan aplikasi M-Paspor di Kantor Imigrasi Sibolga serta mengidentifikasi kendalakendala yang timbul terkait dengan penggunaannya. Dalam penelitian ini digunakan model UTAUT dan kuesioner online disebarkan kepada 100 responden untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat. Data dianalisis dengan PLS-SEM menggunakan Smart-PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga dari lima hipotesis, yaitu ekspektasi kinerja (PE) terhadap niat berperilaku (BI), ekspektasi upaya (EE) terhadap niat berperilaku (BI) dan pengaruh sosial (SI) terhadap niat berperilaku (BI), ditolak. Sementara itu, dua hipotesis lainnya diterima dan berpengaruh signifikan, yaitu fasilitas kondisi (FC) terhadap perilaku penggunaan (UB) dan niat perilaku (BI) terkait perilaku penggunaan (UB) pada aplikasi MPaspor dalam pemrosesan paspor di Kantor Imigrasi Sibolga.M-Paspor merupakan sistem digital yang dikembangkan untuk mempermudah proses pembuatan paspor. Dengan aplikasi ini, pemohon dapat melakukan registrasi, mengunggah dokumen, dan menjadwalkan layanan secara mandiri dan efisien kapan ipun dan dimana pun. Meskipun program ini memiliki beberapa kelebihan, namun kualitas layanan yang diberikan masih belum sempurna. Beberapa pengguna masih melaporkan kendala dalam penggunaan aplikasi M-Paspor. Penelitian ini bertujuan untuk mendorong penerimaanidan penggunaan aplikasi M-Paspor di Kantor Imigrasi Sibolga serta mengidentifikasi kendala-kendala yang timbul terkait dengan penggunaannya. Dalam penelitian ini digunakan model UTAUT dan kuesioner online disebarkan kepada 100 responden untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat. Data dianalisis denganiPLS-SEM menggunakan Smart-PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga dari lima hipotesis, yaitu ekspektasiikinerja (PE), ekspektasi upaya (EE), dan pengaruh sosial (SI) terhadap niat berperilaku (BI), ditolak. Sementara itu, dua hipotesis lainnya diterima dan berpengaruh signifikan, yaitu fasilitas kondisi (FC) dan niat perilaku (BI) terhadap perilaku penggunaan (UB) pada aplikasi M-Paspor dalam pemrosesan paspor di Kantor Imigrasi Sibolga.
Cite
CITATION STYLE
Purba, D. R., & Nasution, M. I. P. (2025). PENERAPAN MODEL UTAUT UNTUK MEMAHAMI PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN APLIKASI M-PASPOR TERHADAP PELAYANAN PENGURUSAN PASPOR DI KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI SIBOLGA. Mumtaz: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 4(1), 56–68. https://doi.org/10.55537/mumtaz.v4i1.1065
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.