Abstract
Konflik penyerangan asrama mahasiswa Papua di Surabaya pada 2019 mencerminkan ketegangan sosial yang dipicu oleh diskriminasi dan perbedaan etnis. Penelitian ini menganalisis peristiwa tersebut melalui perspektif komunikasi Islam, dengan fokus pada prinsip keadilan, ukhuwah, dan musyawarah dalam penyelesaian konflik. Menggunakan analisis konten dari pemberitaan media seperti Kompas dan iNews, penelitian ini menunjukkan bahwa media memiliki peran penting dalam membentuk opini publik yang dapat memperburuk atau meredakan ketegangan sosial. Komunikasi Islam menawarkan pendekatan damai dengan mengutamakan nilai-nilai persaudaraan, keadilan, dan dialog antar kelompok yang berkonflik. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa penerapan nilai-nilai Islam dalam konteks sosial Indonesia dapat menjadi solusi konstruktif untuk mengatasi perbedaan, meredakan ketegangan, dan membangun keharmonisan dalam masyarakat yang beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi berbasis nilai-nilai Islam sangat relevan dalam menciptakan penyelesaian konflik yang lebih damai dan berkelanjutan, serta memperkuat rasa persatuan dan keadilan di tengah keberagaman sosial Indonesia.The attack on the Papua student dormitory in Surabaya in 2019 reflects social tensions fueled by discrimination and ethnic differences. This study analyzes the incident from the perspective of Islamic communication, focusing on the principles of justice, ukhuwah (brotherhood), and musyawarah (deliberation) in conflict resolution. Using content analysis of media reports from Kompas and iNews, this study demonstrates that media plays a significant role in shaping public opinion, which can either exacerbate or ease social tensions. Islamic communication offers a peaceful approach, emphasizing values of brotherhood, justice, and dialogue between conflicting groups. The findings reveal that the application of Islamic values in Indonesia’s social context can provide constructive solutions to address differences, reduce tensions, and foster harmony in a diverse society. The study concludes that communication based on Islamic principles is highly relevant in creating peaceful and sustainable conflict resolution, while strengthening unity and justice amidst Indonesia’s social diversity.
Cite
CITATION STYLE
Puspanegara, A., Dwi Budiyani, N. K., & Besar, I. (2024). Analisis Konflik Penyerangan Asrama Papua di Surabaya Tahun 2019 : Solusi Berbasis Nilai Komunikasi Islam. Alamtara: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 8(2), 103–114. https://doi.org/10.58518/alamtara.v8i2.3110
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.