Evaluasi kecacingan dan gambaran lemak feses kucing dengan gejala diare

  • Hasna A
  • Kusumarini D
  • Haq F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konsistensi dan warna feses kucing yang berubah merupakan indikasi adanya gangguan saluran pencernaan. Kajian ini mengevaluasi telur cacing dan gambaran lemak feses pada kucing yang mengalami diare. Kucing domestik sebanyak 5 ekor mengalami gejala klinis berupa anoreksia, letargi, rambut rontok, serta diare dengan skor feses 2/5 dan 3/5. Pemeriksaan feses dengan metode uji apung menunjukkan adanya telur cacing Toxocara sp., Strongyloides sp., dan Trichuris sp. Pemeriksaan lemak dengan pewarnaan Sudan III menunjukkan 2 ekor kucing mengalami steatorrhea. Kucing didiagnosis mengalami kecacingan dengan prognosis fausta. Terapi yang diberikan berupa sediaan antelmintik tablet.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hasna, A., Kusumarini, D. P., Haq, F. A., Mihardi, A. P., Sovinar, M., & Tampubolon, D. S. B. (2021). Evaluasi kecacingan dan gambaran lemak feses kucing dengan gejala diare. ARSHI Veterinary Letters, 5(4), 65–66. https://doi.org/10.29244/avl.5.4.65-66

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free