Abstract
Studi ini meneliti proses modernisasi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang menghadapi tantangan sosial, budaya, dan teknologi kontemporer. Fokus studi ini adalah: (1) manajemen strategis pesantren dalam menghadapi tuntutan modern, (2) dinamika sosiologis dalam hubungan antara kyai (pesantren) dan santri (siswa) dan masyarakat, dan (3) peran nilai-nilai budaya lokal sebagai dasar aksiologi dalam proses adaptasi. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan sintesis artikel ilmiah terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pesantren terjadi melalui inovasi manajerial, transformasi budaya organisasi, interaksi sosial baru, dan negosiasi nilai-nilai tradisional dan modern. Namun, proses ini masih berupaya mempertahankan identitas dan nilai-nilai budaya lokal pesantren sebagai landasan utama dalam pendidikan Islam kontemporer.
Cite
CITATION STYLE
Ghofur, A., Sahril Sobirin, M., Hasanah, U., & Alfaizah, Z. (2026). Modernisasi Pesantren dalam Pendidikan Islam Kontemporer: Manajemen, Sosiologi, dan Aksiologi Budaya Lokal. EDUSHOPIA : Journal of Progressive Pedagogy, 3(1), 011–020. https://doi.org/10.64431/edushopia.v3i1.484
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.