Abstract
Kecamatan Kabola merupakan salah satu daerah di Kabupaten Alor yang terkenal sebagai lokasi penghasil tangkapan ikan dengan rata-rata puncak mencapai 6-7ton perhari. Selain terkenal akan potensi perikanannya, salah satu tempat pelelangan ikan (TPI) yaitu Moimol juga memiliki potensi daya tarik wisata seperti kejernihan air laut, keberanekaragaman terumbu karang, serta pemandangan matahari terbit. Potensi bahari tersebut menjadikan wilayah sekitar TPI Moimol sebagai destinasi populer untuk aktivitas wisata bahari seperti rekreasi, snorkeling, dan diving. Lebih lanjut, TPI Moimol turut berperan sebagai pusat kuliner dan menjadi jalur utama menuju Bandara Mali, yang semakin memperkuat posisinya sebagai daerah strategis pengembangan ekonomi dan pariwisata Alor. Namun sebagai daerah potensi pariwisata khususnya dibidang kuliner bahari, tempat penangkapan ikan yang saat ini tersedia yaitu fasilitas pengelolahan ikan belum memadai menyebabkan pengelolaan ikan oleh para nelayan terbatas dengan cara dikeringkan secara tradisional. Hal ini mengakibatkan hasil tangkapan yang tidak terjual atau dapat diolah secara maksimal dibuang kembali ke laut dan berdampak pada pencemaran lingkungan serta kesehatan terutama bau tidak sedap dan tersebarnya persampahan mulai dari pesisir hingga disekitar rumah masyarakat. Berdasarkan potensi dan permasalahan tersebut, penerapan prinsip eko-arsitektur diharapkan mampu menjawab dengan cara meminimalisir dampak pencemaran lingkungan yang jika diabaikan dapat merusak alam sekitar. Hasil dari perancangan TPI di Moimol ini adalah tersedianya wadah penampungan ikan, filtrasi air ikan maupun air hujan, pemanfaatan solar panel sebagai bentuk optimalisasi hemat energi, penyesuaian bentuk dan massa banggunan yang menyesuaikan iklim serta sumber daya lokal yang di desain untuk kenyamanan dan kesehatan pengguna serta pemanfataan material lokal yang ekologis.
Cite
CITATION STYLE
Lawang, S. T. I., Bahantwelu, M., & Tualaka, T. M. C. (2024). Perancangan Tempat Pelelangan Ikan Moimol Dengan Prinsip Eko-Arsitektur di Kecamatan Kabola, Alor, Nusa Tenggara Timur. GEWANG: Gerbang Wacana Dan Rancang Arsitektur, 6(2), 150–158. https://doi.org/10.35508/gewang.v6i2.19517
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.