Penerapan terapi foot massage terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi Appendicitis

  • Siti Maisyaroh D
  • Menik Kustriyani
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang: Nyeri pascaoperasi appendicitis merupakan respons fisiologis yang umum. Penatalaksanaannya biasanya mengandalkan analgetik, namun pendekatan nonfarmakologis seperti pijat kaki (foot massage) kian dipertimbangkan sebagai terapi komplementer untuk meningkatkan kenyamanan. Tujuan: memberikan asuhan keperawatan dengan fokus pada penurunan intensitas nyeri melalui penerapan Foot Massage pada pasien pascaoperasi Appendicitis. Metode: Desain yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan empat responden yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu pasien pasca operasi Appendicitis yang mengalami nyeri dan bersedia mengikuti intervensi. Terapi Foot Massage dilakukan selama tiga hari berturut-turut, 2x sehari, dengan durasi 15–20 menit setiap sesi. Evaluasi menggunakan skala NRS (Numeric Rating Scale) analisa data dikumpulkan melakui hasil observasi, wawancara dan disajikan dalam bentuk narasi dan tabel. Hasil: terdapat penurunan nyeri yang konsisten dengan rata rata penurunan ialah 1 hingga 2 poin selama tiga hari evaluasi berturut-turut. Kesimpulan: Foot Massage dapat memberikan efek relaksasi dan membantu menurunkan tingkat nyeri pada pasien pascaoperasi Appendicitis. Intervensi ini menjadi penanganan alternatif nonfarmakologi untuk menurunkan nyeri pada pasien post operasi appendicitis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Siti Maisyaroh, D., & Menik Kustriyani. (2025). Penerapan terapi foot massage terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi Appendicitis. Journal of Nursing, 3(1), 14–20. https://doi.org/10.63425/journalofnursing.v3i1.118

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free