PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK MELALUI KEGIATAN PASRAMAN LASCARYA PARAMA SEVA DI DESA TIANYAR KECAMATAN KUBU KABUPATEN KARANGASEM

  • Siryadana I
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Memperhatikan perkembangan kepribadian anak-anak dan remaja dewasa ini, membuat para orang tua dan para pendidik harus mengubah pola pendidikan yang selama ini diterapkan. Pemerintah menanggapi keadaan ini dengan segera mencanangkan penanaman kembali nilai-nilai karakter. Pendidikan karakter ini tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, melainkan juga dapat dilakukan melalui pendidikan nonformal, salah satunya adalah pasraman. Pasraman adalah sebuah kegiatan pendidikan nonformal yang berlandaskan Agama Hindu. Pasraman Lascarya Parama Seva di Desa Tianyar membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan-kegiatan agama dan kebudayaan, seperti misalnya mesatua, sampai pada belajar Yoga. Proses implementasi pendidikan karakter melalui pasraman lebih banyak menyentuh domain afektif dan psikomotor dari pada domain kognitif. Bentuk pembelajarannya berlangsung secara klasikal, kelompok dan individu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Siryadana, I. M. (2020). PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK MELALUI KEGIATAN PASRAMAN LASCARYA PARAMA SEVA DI DESA TIANYAR KECAMATAN KUBU KABUPATEN KARANGASEM. VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia, 3(2), 52–70. https://doi.org/10.32795/vw.v3i2.1070

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free