SINDROM DOWN DALAM ISLAM

  • Nabila Putri S
  • Maritska Z
N/ACitations
Citations of this article
56Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Disabilitas adalah suatu keadaaan dimana seseorang mengalami keterbatasan dalam melakukan aktivitas tertentu dan berinteraksi dengan dunia disekitarnya yang disebabkan oleh kondisi tubuh dan pikiran yang dimiliki. Ada ragam bentuk disabilitas, dan salah satunya adalah disabilitas intelektual. Salah satu penyebab paling umum dari disabilitas intelektual adalah Sindrom Down, yang timbul akibat adanya ekstra kromosom 21, baik total maupun parsial. Selain berdampak pada kesehatan dimana penyandang Sindrom Down akan mengalami sejumlah manifestasi klinis, mereka dan keluarganya kerap pula mengalami dampak psikososial negatif seperti stigma dan diskriminasi. Stigma dapat timbul di banyak komunitas terlepas dari apapun latar belakangnya. Agama, diketahui dapat memiliki pengaruh penting pada kesehatan serta sikap dan perilaku manusia dalam mengatasi stigma. Dalam agama Islam, sikap umum seorang Muslim terhadap disabilitas pada umumnya dan Sindrom Down pada khususnya dibentuk dari iman dan keyakinan mereka kepada Allah. Ini tidak terlepas dari pengaruh prinsip-prinsip dasar iman yang membingkai sikap seorang Muslim terhadap penyandang Sindrom Down.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nabila Putri, S., & Maritska, Z. (2022). SINDROM DOWN DALAM ISLAM. Scientific Proceedings of Islamic and Complementary Medicine, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.55116/spicm.v1i1.1

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free