The Reliability of the Traditional Science of Hadith: A Critical Reconsideration

  • Amin K
N/ACitations
Citations of this article
90Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Satu hal yang begitu krusial dalam studi hadis adalah adanya fakta bahwa kodifikasi hadis dilakukan pada waktu yang cukup jauh dari peristiwa-peristiwa yang dinarasikannya. Untuk itu, tulisan ini memfokuskan pada metode-metode yang digunakan untuk menenetukan keotentikan hadis. Dengan demikian, riset ini dapat menjadi pertimbangan untuk menempatkan hadis dalam studi Islam. Riset ini menggunakan pendekatan isnad yang didukung dengan metode komparatif, pendekatan Barat dan Timur. Metode ini diperkuat dengan karya-karya dan literaturliteratur para ahli hadis Barat dan Timur. Tulisan ini akhirnya menegaskan bahwa dasar-dasar kritreria dalam menentukan keotentikan hadis dan evaluasi kritis terhadap bentuk-bentuk dalam mentransmisikan hadis merupakan hal yang fundamental untuk dipertimbangkan. Walaupun demikian, bentuk-bentuk itu tidak mudah diinvestigasi karena mereka dapat digunakan secara bergantian. Begitu juga dengan ulumul hadis yang masih perlu dipertanyakan tentang keselarasannya dengan praktek pentransmisian dan kritik terhadap hadis pada masanya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Amin, K. (2005). The Reliability of the Traditional Science of Hadith: A Critical Reconsideration. Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, 43(2), 255. https://doi.org/10.14421/ajis.2005.432.255-281

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free