Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Tangerang Selatan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner dengan populasi 81 karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, koefisien korelasi, regresi linear sederhana, regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis secara parsial variabel motivasi kerja (X1) diperoleh nilai t hitung>t tabel (5,814 > 1,99085). hal tersebut diperkuat dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji statistik variabel disiplin kerja (X2) diperoleh nilai t hitung>t tabel (4,755 > 1,99085) hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja . Pengujian hipotesis secara simultan diperoleh nilai F hitung>F tabel atau (44,135 > 3,11), hal ini juga diperkuat dengan nilai probability signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat dikatakan bahwa motivasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi diperoleh nilai R Square sebesar 0,532 artinya varibel motivasi dan disiplin kerja secara bersama-sama memiliki kontribusi pengaruh sebesar 53,2% terhadap kinerja karyawan. Sedangkan sisanya 46,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Tangerang Selatan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner dengan populasi 81 karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, koefisien korelasi, regresi linear sederhana, regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis secara parsial variabel motivasi kerja (X1) diperoleh nilai t hitung>t tabel (5,814 > 1,99085). hal tersebut diperkuat dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji statistik variabel disiplin kerja (X2) diperoleh nilai t hitung>t tabel (4,755 > 1,99085) hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja . Pengujian hipotesis secara simultan diperoleh nilai F hitung>F tabel atau (44,135 > 3,11), hal ini juga diperkuat dengan nilai probability signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat dikatakan bahwa motivasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi diperoleh nilai R Square sebesar 0,532 artinya varibel motivasi dan disiplin kerja secara bersama-sama memiliki kontribusi pengaruh sebesar 53,2% terhadap kinerja karyawan. Sedangkan sisanya 46,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Cite
CITATION STYLE
Syawaluddin, S., & Nur Sholeh, A. (2024). PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA BALAI BESAR METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA (BBMKG) WILAYAH II TANGERANG SELATAN. Jurnal Sinergi Manajemen, 1(2), 241–248. https://doi.org/10.70285/8zxyt976
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.