Abstract
Berpikir kritis dan collaborative merupakan kemampuan yang penting di abad ke-21. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam aktivitas collaborative problem solving. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif bersifat eksploratif. Subjek terdiri dari 2 kelompok siswa kelas IX SMP dengan satu kelompok terdiri dari dua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes berpikir kritis dalam collaborative problem solving dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data berdasarkan indikator berpikir kritis dalam collaborative problem solving. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dalam aktivitas collaborative problem solving terkait geometri terbagi menjadi kategori rendah dan tinggi. Pada kategori rendah tidak dapat melalukan proses collaborative problem solving dengan baik sehingga tidak mampu melalui tahapan interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi dengan benar. Sedangkan pada kategori tinggi dapat melalukan proses collaborative problem solving dengan baik sehinggga dapat melalui semua tahapan interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi dengan cukup baik. Keterampilan sosial terutama komunikasi yang digunakan dalam collaborative problem solving berjalan lancar. Selain itu terjadi proses saling memberikan ide dalam memecahkan masalah tersebut dan bekerja sama dalam menemukan solusi yang tepat dan logis.
Cite
CITATION STYLE
Munawaroh, S., & Siswono, T. Y. E. (2020). EKSPLORASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM AKTIVITAS COLLABORATIVE PROBLEM SOLVING PADA TOPIK GEOMETRI. JIPMat, 5(2), 200–210. https://doi.org/10.26877/jipmat.v5i2.7006
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.