Abstract
Toilet training adalah latihan bagi anak kecil untuk buang air kecil dan buang air besar pada tempatnya setelah merasakan adanya rangsangan. Toilet training merupakan kegiatan yang tidak mungkin terhindar dalam kesalahan pengajaran toilet training. Hal ini ditimbulkan oleh beberapa faktor yaitu kesiapan fisik, kesiapan emosional dan kesiapan orang tua. Peneliti tertarik mengambil penelitian ini karena peneliti ingin mengetahui tentang faktor yang mempengaruhi toilet training dan faktor yang dominan mempengaruhi toilet training pada anak usia toddler (1–3 tahun) di Posyandu Sritanjung Di Wilayah Kerja Puskesmas Ngawi. Desain penelitian ini adalah menggunakan desain deskriptif eksploratif. Populasinya adalah ibu yang memiliki anak usia toddler (1–3 tahun) di dusun Ngronggi desa Grudo Ngawi. Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yaitu ibu yang memiliki anak usia toddler (1–3 tahun) yang mengikuti posyandu balita dan mengajarkan toilet training pada anaknya di Dusun Ngronggi, Desa Grudo Kabupaten Ngawi. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner. Setelah memperoleh data dan dianalisis diketahui faktor yang mempengaruhi toilet training pada anak usia toddler (1–3 tahun) yaitu faktor kesiapan fisik anak (34,5%), kesiapan emosional anak (31,6%), dan kesiapan orang tua (33,9%). Dari hasil penelitian ini perlu adanya dukungan dari petugas posyandu untuk membantu memberi pengetahuan tentang toilet training kepada ibu dan diharapkan ibu yang memiliki anak usia toddler dapat menerapkan pengetahuannya kepada anaknya.
Cite
CITATION STYLE
Sa’adah, H. D. (2022). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TOILET TRAINING PADA ANAK USIA TOODLER (1-3 TAHUN) DI POSYANDU SRITANJUNG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGAWI. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 11(2), 126. https://doi.org/10.31596/jcu.v11i2.849
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.