TOTAL FENOLIK EKSTRAK KASAR KULIT NANAS HASIL FERMENTASI SEBAGAI KANDIDAT ANTIOKSIDAN

  • Ida Ayu Preharsini Kusuma
  • Mustarim A
  • Usman R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tanaman nanas memiliki berbagai kandungan kimia, salah satunya adalah senyawa fenolik. Senyawa fenolik pada tanaman memiliki fungsi sebagai antioksidan. Antioksidan adalah molekul yang menjaga sel dari efek radikal bebas sehingga dapat menyeimbangkan stress oksidatif. Fermentasi adalah salah satu penerapan bioteknologi dengan memanfaatkan mikroorganisme dalam menghasilkan enzim maupun metabolit yang digunakan untuk membentuk produk baru dengan sifat biokimiawi yang termodifikasi. Pada penelitian ini dilakukan fermentasi  menggunakan S.cerevisiae dengan proses fermentasi anaerob pada suhu ruang.  Variasi waktu fermentasi yaitu 24, 48, dan 72 jam. Pengukuran total fenolik menggunakan metode Folin-Ciocalteu dengan pengukuran menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 750 nm. Adapun nilai total fenolik yang diperoleh pada kelompok tanpa fermentasi/Kontrol (K) Fermentasi hari ke-1 (F1), Fermentasi hari ke-2 (F2), dan Fermentasi hari ke-3 (F3) secara berturut-turut adalah sebagai berikut: 37,31 mgGAE/g; 37,00 mgGAE/g ; 53,96 mgGAE/g ; 80,38 mgGAE/g. Berdasarkan hasil penelitian, kandungan total fenolik tertinggi dari ekstrak kulit nanas hasil fermentasi terdapat pada fermentasi hari ke-3.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ida Ayu Preharsini Kusuma, Mustarim, A. L. N., Usman, R., & Daruki, R. (2023). TOTAL FENOLIK EKSTRAK KASAR KULIT NANAS HASIL FERMENTASI SEBAGAI KANDIDAT ANTIOKSIDAN. Journal of Scientech Research and Development, 5(2), 456–460. https://doi.org/10.56670/jsrd.v5i2.222

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free