Pelatihan Implementasi Phenomenon Based Learning Bagi Guru-Guru Sekolah Dasar

  • Widiana I
  • Widiani N
  • Antara I
N/ACitations
Citations of this article
53Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penerapan model masih belum menunjukkan pembelajaran yang mengakomodasi dan mengembangkan kemampuan berpikir siswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelatihan implementasi phenomenon based learning bagi guru-guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, presentasi, dan penugasan. Secara umum kegiatan ini dibagi menjadi Pelatihan Umum, Pelatihan Intensif I, dan Pelatihan Intensif II. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran yang relevan, berorientasi pada fenomena, dan berpusat pada siswa merupakan hasil positif dari pelatihan PhBL. Keterampilan ini membantu menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih bermakna dan efektif bagi siswa, yang pada akhirmya akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan. Respon kepuasan peserta yang positif ini mencerminkan bahwa pelatihan PhBL telah memenuhi harapan mereka dan memberikan pengalaman belajar yang berharga. Pendekatan fleksibel dan berkelanjutan dalam pelaksanaan pelatihan dapat membantu guru mengintegrasikan Phenomenon Based Learning ke dalam kurikulum mereka tanpa menambah beban kerja secara signifikan Hal ini juga menunjukkan potensi untuk meningkatkan praktik pengajaran dengan mengadopsi PhBL sebagai bagian dari pendekatan pembelajaran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widiana, I. W., Widiani, N. K., & Antara, I. G. W. S. (2024). Pelatihan Implementasi Phenomenon Based Learning Bagi Guru-Guru Sekolah Dasar. International Journal of Community Service Learning, 7(3), 293–299. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v7i3.67625

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free