Teknik Watermarking Adaptif Menggunakan Micro Genetic Algorithm

  • Nurdin H
  • Zarlis M
  • Nababan E
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Citra digital sangat rentan terhadap perlakuan pengolahan kembali, seperti pemampatan, penyaringan, pengaburan, dan sebagainya. Pada citra yang mengandung watermark, pengolahan kembali tentunya dapat merusak eksistensi watermark di dalamnya. Kekukuhan watermark dalam citra asli dapat ditingkatkan melalui pemilihan teknik-teknik penyisipan yang tepat. Salah satunya dengan menggunakan teknik transformasi citra seperti discrete wavelete transform atau DWT. Namun penentuan skala penyisipan (gain) bagi watermark menjadi sangat krusial, karena dengan nilai gain yang besar akan membuat kualitas visual citra dapat berkurang. Sebaliknya, nilai gain yang terlalu kecil membuat watermark akan sukar untuk dideteksi. Penggunaan teknik cerdas seperti micro genetic algorthm dapat memberika solusi dalam menentukan nilai penskalaan ini. Sehingga kualitas visual citra dapat dijaga dan watermark di dalamnya dapat dipertahankan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurdin, H., Zarlis, M., & Nababan, E. B. (2017). Teknik Watermarking Adaptif Menggunakan Micro Genetic Algorithm. Jurnal Inotera, 1(1), 64. https://doi.org/10.31572/inotera.vol1.iss1.2016.id9

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free